Artikel

8 Cara Instalasi Luar Water Heater Dari Nol

8 Cara Instalasi Luar Water Heater Dari Nol

All online Conferences to save your box, get Inspired and Stay Connected

Share this Article:

Pernah ingin mandi air hangat tapi bingung cara memasang water heater sendiri? Banyak orang sudah membeli alatnya, namun ragu memasang karena takut salah instalasi, khawatir kebocoran gas, atau tidak tahu cara menyambungkan jalur air dengan benar. Padahal, dengan langkah yang tepat, instalasi luar water heater bisa dilakukan sendiri dengan aman dan mudah.

Melalui artikel ini, anda akan dipandu dari nol mulai dari persiapan, penentuan lokasi, hingga uji coba dan perawatan dasar. Dengan sedikit ketelitian, anda bisa menikmati air hangat setiap hari melalui instalasi buatan sendiri yang aman, efisien, dan tahan lama.

  1. Siapkan Peralatan dan Bahan Yang Dibutuhkan

Sebelum memulai proses Instalasi luar water heater rumah, pastikan terlebih dahulu semua perlengkapan dan bahan yang dibutuhkan sudah tersedia dengan lengkap. Anda membutuhkan unit water heater beserta tabung LPG dan regulatornya, pipa untuk saluran air dingin dan air panas, serta beberapa perlengkapan dasar seperti selang gas, seal tape, fitting, dan kran air. Siapkan juga peralatan tukang sederhana seperti bor, obeng, dan kunci inggris untuk membantu proses pemasangan. Jangan lupa gunakan air sabun untuk mengecek adanya kebocoran setelah instalasi selesai.

  1. Menentukan Lokasi Pemasangan

Sebelum mulai instalasi luar water heater di area luar rumah, hal pertama yang perlu anda tentukan adalah posisi pemasangan yang ideal. Pastikan tempatnya memiliki ventilasi yang baik agar sirkulasi udara lancar dan pembuangan gas sisa pembakaran bisa keluar dengan aman. Idealnya, posisi unit berada di area yang terlindung dari hujan langsung, namun tetap mudah dijangkau jika sewaktu-waktu perlu perawatan. Hindari memasang terlalu dekat dengan jendela atau sumber api lain seperti kompor. Pertimbangkan juga jarak antara unit heater dan kamar mandi agar air panas bisa mengalir dengan efisien tanpa kehilangan banyak suhu di perjalanan. Jika memungkinkan, pasang di dinding yang kokoh dan memiliki akses mudah ke sumber air dan tabung gas.

  1. Pemasangan Bracket dan Unit Water Heater

Setelah lokasi ditentukan, saatnya memasang bracket atau gantungan untuk menahan unit water heater. Mulailah dengan melubangi dinding menggunakan bor sesuai posisi lubang pada bracket. Setelah lubang siap, pasang fisher dan sekrup agar dudukan menempel kuat dan tidak mudah lepas. Pastikan posisi unit sejajar dan kokoh agar tidak mudah goyah saat digunakan. Ketinggian ideal biasanya sekitar 1,5 hingga 1,8 meter dari lantai, tergantung kondisi area. Kemudian, kaitkan atau gantungkan unit instalasi luar water heater pada bracket yang sudah terpasang. Pastikan semua bagian menempel dengan kokoh dan tidak ada komponen yang goyah atau longgar.


Baca juga : 6 Mesin Pemanas Air yang Paling Direkomendasikan Tahun Ini

  1. Menyambungkan Jalur Air Dingin dan Air Panas

Langkah berikutnya adalah menyambungkan pipa air. Gunakan pipa air dingin untuk jalur masuk ke unit heater dan pipa air panas untuk jalur keluar menuju kamar mandi. Pastikan sambungan antar pipa menggunakan seal tape agar tidak terjadi kebocoran. Pilih jenis pipa yang tahan panas seperti PPR atau tembaga agar lebih awet. Saat menyambung, perhatikan arah aliran air sesuai tanda “IN” dan “OUT” pada body instalasi unit water heater. Setelah semua sambungan terpasang rapat, lakukan uji aliran air tanpa gas terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada kebocoran pada jalur pipa.

  1. Instalasi Jalur Gas

Sambungkan regulator ke tabung gas LPG, lalu pasang selang gas menuju konektor pada unit instalasi unit water heater. Periksa kembali klem pengunci di kedua ujung selang dan pastikan terpasang dengan rapat agar sambungan tetap aman dan tidak mudah terlepas. Gunakan selang berkualitas yang sesuai dengan standar keamanan. Setelah semuanya terpasang, jangan langsung menyalakan heater. Uji terlebih dahulu sambungan gas menggunakan air sabun oleskan pada sambungan dan lihat apakah muncul gelembung. Apabila terlihat muncul gelembung udara, itu menandakan adanya kebocoran pada sambungan yang perlu segera diperbaiki sebelum melanjutkan proses instalasi. Langkah ini penting untuk mencegah risiko kebakaran atau ledakan akibat kebocoran gas.

  1. Uji Coba dan Pengaturan Suhu

Setelah semua terpasang, buka kran air panas dan nyalakan water heater. Pastikan air mengalir lancar dan api menyala stabil. Lakukan penyesuaian suhu sesuai kebutuhan biasanya terdapat knop pengatur suhu dan tekanan air. Jika air terasa terlalu panas atau terlalu dingin, lakukan pengaturan ulang hingga suhu sesuai dengan kenyamanan anda.

  1. Finishing dan Pengecekan Akhir

Sebelum menganggap instalasi luar water heater selesai, lakukan pengecekan menyeluruh. Periksa kembali semua sambungan air dan gas, pastikan tidak ada rembesan atau bau gas yang tercium. Rapikan jalur pipa dan selang agar tidak saling bersilangan. Jika unit terpasang di area terbuka, pertimbangkan menambahkan pelindung atau kanopi kecil agar tidak terkena hujan langsung. Dengan pengecekan akhir ini, anda bisa memastikan water heater bekerja dengan optimal dan aman digunakan setiap hari.

  1. Perawatan Rutin

Agar water heater luar rumah tetap awet dan berfungsi maksimal, lakukan perawatan rutin minimal setiap tiga bulan sekali. Bersihkan saringan air (filter) untuk mencegah penyumbatan, cek tekanan air, serta pastikan nyala api masih stabil. Jika anda menggunakan tabung gas, periksa juga kondisi regulator dan selangnya secara berkala. Hindari menyalakan heater dalam waktu lama tanpa aliran air, karena bisa menyebabkan kerusakan pada elemen pemanas. Melalui perawatan rutin yang sederhana, instalasi luar water heater milikmu dapat berfungsi optimal dan awet digunakan selama bertahun-tahun tanpa kendala berarti.

Tips Sebelum Membeli dan Memasang

Sebelum mengambil keputusan untuk membeli water heater, disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan ahli atau teknisi agar pilihanmu lebih tepat. Langkah ini sangat penting karena setiap rumah memiliki kebutuhan air panas dan sistem instalasi yang berbeda-beda. Seorang profesional bisa membantu kamu menghitung kebutuhan air panas harian berdasarkan jumlah penghuni rumah, kebiasaan penggunaan, serta jumlah titik air panas yang akan digunakan misalnya untuk kamar mandi, atau dapur. Selain itu, mereka juga dapat menilai kondisi sistem plumbing yang sudah ada, termasuk tekanan air, ukuran pipa, serta posisi sumber air dan gas.

Dari hasil analisis tersebut, anda bisa mendapatkan rekomendasi kapasitas dan tipe water heater yang paling ideal untuk kebutuhan rumahmu. Dengan begitu, anda terhindar dari kesalahan umum seperti memilih unit yang terlalu kecil hingga tidak mampu memasok air panas dengan stabil, atau sebaliknya membeli unit berkapasitas besar yang justru boros energi dan gas. Konsultasi sederhana di awal bisa menghemat biaya perawatan di kemudian hari dan memastikan performa water heater tetap efisien serta aman digunakan dalam jangka panjang.

Butuh Bantuan Profesional?

Kalau anda masih ragu memasang sendiri, jangan khawatir. Kini tersedia berbagai jasa pemasangan water heater yang siap menangani seluruh proses instalasi dari awal sampai tuntas.

Salah satunya adalah waterheaterbali, tim profesional yang sudah berpengalaman dalam service dan instalasi luar water heater di Bali. Mereka bisa bantu anda dari tahap konsultasi, pemasangan, sampai perawatan rutin jadi anda tinggal menikmati air panas dengan tenang tanpa takut salah pasang.

Anda bisa mengunjungi waterheaterbali.com atau hubungi 085210009997 untuk mendapatkan rekomendasi instalasi luar water heater terbaik sesuai kebutuhan rumah tanggamu.

Related Posts